PELATIHAN LUMPIA REBUNG


Salah satu potensi yang ada di desa Tenggun Dajah adalah bambu. Oleh masyarakat sekitar, bambu dimanfaatkan untuk membuat dinding untuk dapur, dan lain-lain. Selain itu, bambu bisa dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan. Namun, tunas dari bambu atau yang biasa disebut dengan rebung masih dibiarkan begitu saja. Dulu, masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai olahan sayuran. Namun seiring berkembangnya zaman, olahan rebung pun ditinggalkan. Hal ini disebabkan karena susahnya cara pengolahan rebung. Jika rebung salah dalam pengolahan, maka rebung tersebut akan berbau tak sedap (pesing) dan teksturnya akan keras. Berdasarkan hal tersebut, diadakanlah pelatihan pembuatan lumpia dengan isi berbahan dasar rebung.
Pelatihan ini dilakukan di kediaman Kepala Desa yang bekerja sama dengan karang taruna, mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura serta masyarakat setempat. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada hari Senin tanggal 29 Januari 2018 pukul 15.00 WIB sampai selesai. Antusias warga cukup besar dalam kegiatan ini. Hal ini disebabkan karena masih awamnya olahan rebung bagi masyarakat dan rasa penasaran masyarakat terhadap rebung yang diolah menjadi lumpia.

Pelatihan ini berfungsi agar masyarakat dapat berkreasi dan berinovasi terhadap olahan makanan dengan memanfaatkan potensi desa yang ada. Selain itu, pelatihan ini berfungsi untuk memberikan pelatihan tentang cara pengolahan rebung yang benar agar tidak berbau (pesing) dan terasa enak di lidah.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment